Mahasiswa Teladan

Bar maca berita” neng medsos, utek usilku rada terusik. Pengen takon, apakah mahasiswa berprestasi membanggakan harus banget disebut prestasinya pernah keluar negeri? Indonesia lho luas, dari sabang sampe merauke, dari miangas smpe rote. Haruskah prestasi identik dengan udah pernah keluar negeri? Kebanggaan oke lah, mewakili Indonesia di percaturan dunia adalah hal baik, akupun mendukungnya. Tapi kalau keluar negeri jadi “fokus”nya jelas saya menolak.
Apa yang saya ga setuju? Ambillah contoh begini, kalau ada pentas mahasiswa teladan, atau kontes mahasiswa berprestasi, yang menjadi “iming-iming”nya ya pengembangan diri kemahasiswaanya dong, bukan jalan-jalan ke luar negerinya. Karna mahasiswa kan bagian dari universitas, yang memiliki tri dharma perguruan tinggi, pengembangan diri mahasiswa teladan juga harus mengikuti tri dharma perguruan tinggi.
Setau saya sih tri dharma perguruan tinggu ada tiga, Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, serta Pengabdian kepada Masyarakat. Saya protes untuk poin terakhir yang sering dianaktirikan, sebagai pelengkap dan nggo genep-genepan. Kalau mau totalitas sebagai mahasiswa teladan, syarat untuk mengikuti kontesnya haruslah mengikuti syarat 3 poin itu tadi. Jelas harus IPKnya diatas 3 dong, mahasiswa rata-rata aja banyak yang IPK 3 kan. Penelitian harus punya, minimal pernah penelitian bareng dosen atau punya proyek PKM. Terus buat poin ketiga, harus punya pengalaman volunteer atau pengabdian kepada masyarakat, menjadi bagian EO tentu bukan termasuk. Kecuali EO acara peringatan 17an di kampung gitu. Ketiga poin tersebut ya harus seimbang penilaiannya, poin 3 jangan dianak tirikan lagi.
Mahasiswa harus dicerdaskan untuk berpikiran angkasa dan bervisi membumi. Artinya dikenalkan pada percaturan internasional namun tujuan akhirnya tetap kembali pada ibu pertiwi. Karna kemanapun kaki melangkah, bila sudah lelah maka tempat yang pasti dituju adalah rumah, tempat ibu bernaung. Sudah pasti lah, kamu tidak akan menyangkal kalau tempat paling teduh di dunia ini adalah dekapan ibu. Mahasiswa harus ditanamkan bahwa Indonesia adalah rumah, tempat ibu pertiwi bernaung. Rumah adalah tempatmu untuk berbakti, bukan rumah tetangga. Kamu tentu ga ingin disebut anak durhaka kan, udah dipelihara dr lahir sampe bisa apa-apa, begitu bisa apa-apa malah berbaktinya di rumah tetangga. Kalau rumahmu bobrok, berarti perlu diperbaiki, bukan ditinggalkan, apalagi meninggalkan rumah bobrok dengan ibu masih tinggal di dalamnya. Yakin mau ninggalin ibumu tinggal di rumah yang mau rubuh sementara kamu malah membangun rumah tetangga?
Kalo kamu ngerti rumah kamu gentengnya bocor, apakah kamu cuma koar-koar protes sama bapak buat benerin tuh genteng yang bocor padahal kamu bisa benerin? Harusnya sebagai anak yang berbakti, benerin sendiri lah, atau minta bantuan bapak. Mahasiswa kalo liat negara dan masyarakatnya perlu dibangun, ya dibangunlah itu mereka yang membutuhkan. Bukan cuma koar-koar di jalan menuntut ini dan itu, cuma anak manja yang suka menuntut. No offense ya buat yang suka koar-koar tapi juga beraksi nyata, kalian sudah mengerjakan yang baik. Mahasiswa sekarang sudah saatnya beraksi nyata membangun masyarakat, dimulai dr keluarga dan masyarakat disekitarnya. Mumpung masih menjadi mahasiswa, mengabdilah untuk masyarakat, kalau kamu udah kerja mesti akan mengabdi pada institusi tempatmu bekerja.
Nah, sebagai penutup karna di awal dimulai dengan membahas keluar negeri, baiknya ya ditutup dengan hal itu. Berpikiran global itu harus, namun bertindak dari keluhuran aspek luhur lokal adalah yang utama. Pergi ke luar negeri boleh, menambah pengalaman, namun jangan sampe jalan” ke luar negeri menjadi tujuan utama. Indonesia lho masih terlalu luar untuk dijelajahi buat menambah pengalamanmu, apalagi kalo bisa jalan-jalan sambil mengabdi, joss banget tuh bisa dapet pengalaman dobel.
Udah ya, udah panjang banget tulisannya, baru sekali ini nulis panjang kayak gini di hape, lelah jempol saya. Terima kasih sudah meluangkan waktu buat membaca.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s