Sing Penting Yakin lan Wani

Sing penting yakin lan wani, kayak Sumber Kencana, alangane bakal minggir dewe (Yang penting yakin dan berani, seperti sumber kencana, rintangannya akan menyingkir dengan sendiri).

img_20150806_021041
Saya yakin sudah banyak yang mengenal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Sumber Kencono, meskipun sekarang nama itu sudah tidak eksis lagi. Beberapa berganti menjadi Sumber Selamat, atau berganti nama menjadi Sugeng Rahayu. Riwayatnya sudah terkenal seantero jalur Surabaya-Jogja tentang betapa ugal-ugalannya bus ini. Bus yang paling banyak mengalami lakalantas dibanding bus-bus lain di jalurnya karena ugal-ugalan tersebut. Bila jalur kanan kosong, tanpa perlu pikir panjang lagi si sopir akan langsung banting stir untuk mendahului kendaraan di depannya. Bahkan ketika beberapa jarak di depannya sudah ada kendaraan lain yang akan melewati jalur tersebut, itulah mengapa muncul kalimat diatas tersebut.

images-20
Entah siapa yang pertama mengungkapkan kata-kata ini, namun bagi saya kata-kata tersebut menjadi semacam pegangan sendiri dalam kehidupan. Dalam kehidupan yang serba penuh ketidakpastian ini, banyak orang yang akhirnya melangkah dengan ragu-ragu, terlalu banyak berpikir, terlalu banyak menimbang sesuatu dan akhirnya malah tidak jadi melangkah. Ada juga yang memutuskan untuk melangkah, namun baru ditiup semilir angin kehidupan sudah merasa akan gagal, dan pada akhirnya demikianlah jadinya. Sudah sering saya mendengar, dalam suatu kejuaraan biasanya para pemenang bukanlah yang terbaik, namun yang memiliki mental juara terkuat.
Mental juara memang biasanya lebih menentukan seorang atlit bisa meraih prestasi tertinggi. Mental juara adalah tentang keyakinan. Mental juara bukan hanya dimiliki oleh seorang atlit, namun juga para pemimpin. Biasanya orang-orang menjadi pemimpin karena yakin mereka mampu. Para CEO perusahaan atau orang-orang di pucuk pimpinan organisasi juga orang-orang yang memiliki mental juara. Memiliki mental juara bukan berarti menjadi orang yang sombong, atau menjadi orang yang ngawur dalam bertindak. Keyakinan yang dimiliki bukan atas dasar apa yang orang lain pikir atau katakan, namun berlandaskan akan pengenalan diri sendiri dan lingkungan, sehingga yakin apa yang ada dalam diri mampu menjawab apa yang diperlukan oleh lingkungan.
Kalo yang sekarang lagi bertemu gunung rintangan, yakin saja dan terus melangkah. Setiap orang yang mendaki gunung sampai ke puncak pasti tahu kebenaran ini, saat berada di kaki gunung, maka gunung itu pasti terlihat sangat tinggi, namun jika sudah sampai di puncak, ternyata gunung itu berada dalam pijakan kaki. Pada intinya yang penting yakin, yakin dan yakin, rintangan akan teratasi juga.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s