Malam Minggu Kebo #2 Terminal

Urip kui mung mampir ngombe (karo mangan)

~pitutur jawa~

Hidup adalah tentang perjalanan, sebuah perpindahan dari satu masa ke masa yang lain, dari satu titik ke titik yang lain. Masing-masing membawa bekal ataupun barang bawaan, sesuai dengan latar belakang dan tujuan masing-masing. Ada yang menempuh perjalanan dekat, yang lain menempuh perjalanan jauh, mungkin juga ada yang menempuh perjalanan sangat jauh.

Bagi kalian yang suka bepergian, terutama yang bepergian jauh naik angkutan umum, biasanya akan beberapa kali berhenti untuk transit, entah di stasiun, terminal, atau bandara. Saya sendiri adalah pengguna bus, meski tentu saja pernah naik kereta api maupun pesawat terbang. Sebagai pengguna bus, tentu saja saya akrab dengan terminal. Kebetulan malam minggu ini saya berkesempatan memantau arus lalu lintas di terminal tirtonadi, yang baru saja dinobatkan sebagai terminal termegah di Indonesia.

Semegah-megahnya tirtonadi, tetap saja adalah sebuah terminal, tempat transit. Tidak untuk seterusnya orang berhenti dan menetap disana. Orang-orang akan datang dan pergi, bus-bus hanya singgah sejenak dan berlalu. Karena terminal adalah tempat transit, bukan rumah yang adalah tempat untuk pulang.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s