Hari ke 30, I Did It!

Menulis judul ini membuat saya teringat sebuah film lawas tentang remaja yang sempat booming pada masanya. Bila ada yang menyangka itu film ada apa dengan cinta? maka jawabannya adalah tidak ada apa-apa dengan cinta, eh bukan film itu maksudnya. Film yang saya ingat itu adalah 30 hari mencari cinta. Ceritanya tentang 3 orang cewek yang bersahabat dan bertaruh untuk mendapatkan cowok dalam 30 hari. Pada akhirnya mereka menyadari bahwa selama bertanding siapa yang lebih dulu mendapatkan pasangan, mereka telah meninggalkan apa yang terpenting dalam kehidupan mereka, yaitu persahabatan itu sendiri. Tetapi sesungguhnya bukan itu yang saya mau ceritakan hari ini.

Hari ke 30, adalah hari terakhir dari tantangan menulis 30 hari yang saya dan beberapa kawan sepakati untuk kita lakukan. Aturannya sederhana, menulis apapun dan mempostingnya dalam media online minimal satu postingan setiap hari selama 30 hari, terhitung sejak tanggal satu januari. Latar belakang dari kegiatan ini adalah keprihatinan kami bersama akan minimnya budaya membaca di kalangan masyarakat Indonesia. Beberapa waktu yang lalu, dosen kami mengadakan tantangan membaca dan mahasiswanya yang berhasil menyelesaikan tantangan tersebut diajak makan bersama dan ngobrol dengan dosen tersebut. Dari pertemuan itulah kami menyadari bahwa budaya membaca harus ditumbuhkan, apalagi di kalangan akademisi seperti kami ini. Menindaklajuti pertemuan tersebut, kami hendak mengadakan tantangan membaca jilid 2, akan tetapi seorang sahabat saya yang super, mengusulkan sebuah tantangan yang satu level di atas membaca, namun tidak dapat dilakukan tanpa membaca. Tantangan itu adalah tantangan menulis 30 hari, yang akhirnya kami sepakati untuk kita lakukan bersama.

Tujuan dari tantangan ini memang tidak menjanjikan hadiah yang besar, karena pada konsep dasarnya adalah bagaimana kami bisa menumbuhkan konsistensi diri pada menulis, dan membaca tentu saja. Pada akhir masa tantangan ini, kita bisa melihat bagaimana pada akhirnya kita bisa mengalahkan apa yang selama ini kita anggap berat dan tidak mampu kita lakukan. I did it! Ternyata saya berhasil melakukannya. Saya berhasil menulis setiap hari selama 29 hari terakhir, dan ini adalah tulisan ke 30 saya. Memang tidak mudah untuk konsisten menulis selama 30 hari ini, namun ternyata tetap saja 30 tulisan itu lahir, dalam berbagai genre dan bentuk tulisan yang terlahir. Hari ini saya membuktikan, setidaknya pada diri saya sendiri bahwa saya mampu, saya bisa melatih diri saya sendiri untuk konsisten.

Saya yakin ini bukan postingan terakhir saya, karena saya berkomitmen untuk melanjutkan tantangan ini sampai angka 365, minimal. Saya mengajak teman-teman semua, mulailah membaca, mulailah menulis, mulailah menyebarkan berita-berita dan cerita-cerita baik pada dunia. Jika saya mampu, saya yakin kalian juga bisa, bahkan mungkin mampu melakukan lebih dari apa yang saya lakukan.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s